Showing posts with label celana dalam. Show all posts
Showing posts with label celana dalam. Show all posts

20 November 2011

Berawal Dari Khayalan Akhirnya Jadi Kenyataan( Cerita Dewasa)

Cerita ini di mulai waktu saya masih duduk di kelas 1 SMA di kota B. Usia saya sekarang 33 tahun, berarti kejadian ini terjadi 16 tahun yang lalu.

Panggil saya Kadek, ketika itu saya mempunyai kelompok belajar yang selalu rutin belajar di salah satu rumah teman kami, Bima. Saya, Bima, Hendra, Julian dan Rizki setiap akan ulangan selalu belajar berkelompok sambil menginap, karena anak kelas satu masuk sekolah selalu pada siang hari.

Teman saya, Bima, memang dari keluarga yang lebih dibanding teman-teman yang lain. Dia adalah anak bungsu dari 4 bersaudara (2 pria dan 2 wanita), dari ayah seorang pejabat Depkeu.(drs.E) dan Ibu dosen fakultas sastra di universitas negeri di kota B, yang biasa kami panggil Tante N. Otomatis kami selalu tidur, makan dan mandi di sana, malah kalau keluarga drs.E berpesiar, kami suka diajak.

Bila Bima sedang di bawah (karena kamarnya memang di lantai 2), kami selalu membicarakan sangkakak no.3 yang bernama E. Hal-hal yang dibicarakan tidak lain adalah wajah yang good looking serta body yang aduhai disertai kulit putih mulus terawat. Tapi anehnya, saya kok lebih suka memperhatikan Tante N, yang diusia 42 tahun lebih menimbulkan hasrat serta fantasi-fantasi seksual yang membuat perasaan risih. Karena walau bagaimanapun Tante N adalah ibu kandung dari teman baikku. Jadi, saya hanya bisa berkhayal dan tidak berani cerita pada orang lain.


Karena keluarga drs.E adalah pencinta sport, maka setiap weekend selalu diisi dengan kegiatan berolahraga, terutama olah raga tennis. Karena saya cukup mahir bermain tennis, saya selalu diajak untuk bermain tennis. Karena saya dianggap paling jago, maka saya sering berpasangan dengan Tante N apabila bermain double. Selain badan Tante N yang proporsional dengan tinggi badan sekitar 165 cm, pakaian tennis Tante N memang sexy dengan rok pendek serta atasan model tank top, pelukan-pelukan serta sentuhan, apabila kami memenangkan game membuat hati saya berdebar-debar dan hasrat seksual terhadap Tante N semakin menjadi-jadi. Malah, setiap selesai bermain tennis saya bermasturbasi dengan membayangkan wajah Tante N serta bersetubuh seperti film BF yang biasa saya tonton.

Pada hari Sabtu di bulan Januari, karena saya tidak memiliki pacar, saya sering berkeliling kota dengan mobil ayah untuk menghabiskan malam panjang sendirian. Karena teman-teman belajar saya semua pada ngapel, termasuk Bima. "Ah Sial.." ketika baru saja lewat rumah keluarga drs.E, mobil terbatuk-batuk seperti habis BBM. Padahal hujan begitu lebat di luar dan SPBU terdekat kira-kira 2 km dari lokasi tempat mobil saya tepikan di bahu jalan. Akhirnya, saya memutuskan untuk meminjam telepon ke rumah Bima, untuk menelepon ayah atau siapa saja untuk membantu kesulitan gara-gara lalai terhadap yang namanya BBM.

Ketika saya tiba di rumah Bima, sambil hujan-hujanan suasana rumah tampak sepi, tidak ada mobil atau pun suara televisi yang menandakan adanya kehidupan. Dengan hati lemas saya pijit bel rumah 2 kali, "Tingtong... tingtong.." Tidak lama kemudian terdengar jawaban dari dalam rumah. "Siapa..?" Hati saya berdebar, karena saya sangat mengenal suara itu. Kemudian saya menjawab, "Kadek, Tante.. maaf malam-malam Tante. Saya mau pinjam telepon, mobil saya mogok, Tante." Terdengar gerendel pintu berbunyi, dan ketika pintu terbuka tampak sebuah sosok yang sangat saya kenal, sosok yang selalu hadir disetiap fantasi seksual saya. "Aduh Kadek kenapa? kasian malam-malam gini hujan-hujanan, ayo cepat ke kamar Bima, kalo udah selesai ke ruang makan yach! Tante buatin minuman hangat." Sambil mengeringkan badan dan mengganti baju, masih terbayang siluet badan Tante N ketika tadi membuka pintu, yang membayang dari gaun tidur yang tipis.Dalam hati saya bertanya, "Kok sepi sekali, yang lain pada ke mana yach."

Sambil menghirup coklat panas yang dihidangkan Tante N, akhirnya saya beranikan untuk bertanya.
"Tante, Oom, Bima dan yang lain pada ke mana? Keliatannya rumah kok sepi sekali."
"Ini lho, adiknya Oom yang di J, sedang sakit, karena si Mbok juga lagi pulang, terpaksadech Tante jadi hansip dulu. Eh.. kamu jadi telepon nggak."
"Eh iya Tante, kok jadi lupa nih."
"Makanya, jangan suka ngelamun, dari tadi Tante perhatiin kamu kok bengong terus, ada apa sih?"
"Nggak ada apa-apa kok Tante!"

Saya langsung bergegas ke ruang keluarga, dan segera telepon ke rumah. Saya coba berulangkali tetap telepon tidak bisa aktif. Tiba-tiba terdengar suara Tante N, "Bisa nggak Dek? Kalo hujan begini biasanya jaringan telepon di sini memang suka ngadat."
"Udah deh, kamu tidur sini aja, Tante juga jadi ada yang nemenin."
"Iya Tante."
Setelah itu, saya dan Tante N segera beranjak untuk meneruskan obrolan di ruang keluarga. Sebelum saya sempat duduk di sofa, Tante N berkata, "Dek, tolong dong Tante ajarin lagu Turkish March-nya Bethoven, Tante masih kagok tuh perpindahan jari-jarinya."
"Kapan Tante?"
"Ya sekarang dong! Kapan lagi coba kamu punya waktu untuk ngajarin Tante."

Kemudian kami menuju piano dan duduk sama-sama di kursi piano yang tidak terlalu lebar. Karenasaya mengajari perpindahan jari-jari tangan, otomatis saya selalu memegang jari tangan Tante N yang halus dengan kuku-kuku yang terawat dengan baik. Jantung saya terasa makin lama makin berdebar, apalagi setiap menarik nafas harum tubuh Tante N, sepertinya memenuhi rongga dada dan membuat adik kecilku mengeras secara perlahan.

"Kamu kok suaranya bergetar Dek, lagi nggak enak badan yah?"
"Nggak kok Tante, saya hanya.."
"Hanya apa hayo! nggak mau ya lama-lama temenin Tante, atau kamu udah ada janji malem mingguan."
"Saya nggak punya pacar kok Tante, nggak kayak Bima ama yang lainnya."
Sambil terus duduk berdekatan, tiba-tiba kepala Tante N bersandar pada bahuku dan bertanya, "Dek, Tante mau tanya apa Bima pernah cerita nggak kalo ayahnya punya istri lagi yang jauh lebih muda dari Tante, usianya sekitar 25 tahunan lah."
"Masa sih Tante, keliatannya Tante sama Om mesra-mesra aja!"

Ketika tangan Tante N bergeser untuk bertumpu pada pahaku, secara tidak sengaja menyentuh adikku yang sejak tadi makin mengeras saja dan membuatku berteriak kecil, "Ah..." Sambil Tante N memandangku yang tertunduk malu dengan wajah sendu dan sensual, Tante N kembali bertanya, "Dek, kamu udah pernah berhubungan seksual belum?"
"Be..be..be..lum pernah Tante!"
"Mau nggak Tante ajarin? sebagai ganti kamu ngajarin piano sama Tante."
Saya diam seribu bahasa, dan tiba-tiba bibir Tante N telah menyerbu bibirku secara bertubi-tubi sambil lidahnya terus berusaha menjilat dan meracau, "Ah..ah..ah..." Sambil terus mencium bibirku, tangan Tante N terus meremas telinga dan rambutku.

Tiba-tiba Tante N berkata, "Dek! kita pindah ke kamar yuk.."
Sambil bibir kami terus berpagutan, kami pindah ke kamar tidur dan langsung merebahkan badan dengan badanku ditindih Tante N. Selanjutnya Tante N segera melucuti baju tidurnya dan membentanglah suatu pemandangan indah, payudara yang proporsional (kira-kira 36B) denganputing warna merah maron dengan dibungkus kulit putih yang mulus tanpa cacat, dan yang lebih lagi adalah selangkangan dengan bulu-bulu hitam yang tidak begitu lebat dengan belahan merah muda yang mempesona. Dalam keadaan masih bengong, tiba-tiba tangan Tante N menarik tanganku danlangsung dibimbingnya ke arah payudaranya. Tanpa menyia-nyiakan waktu, saya langsung meremas dengan halus sambil memilin puting susunya yang makin tegak dan mengeras.

"Ah.. ah.. ah.. terus Dek, buat Tante puas Dek.." Sambil terus meracau Tante N segera melucuti seluruh bajuku, dan mulai meraba-raba daerah selangkanganku serta mulai meremas adikku yang terasa nikmat sekali.
"Punya kamu besar juga ya Dek"
"Boleh nggak Tante jilatin biar makin besar?"
"Emangnya Tante mau gitu..?"
Lansung posisi Tante N berubah dan mulai turun perlahan dengan terus menjilati tubuhku, dari leher, dada, perut, dan tiba-tiba kurasakan cairan hangat mulai membasahi batang dan kepala adikku. Dan ketika saya memberanikan diri untuk melihat, rupanya kemaluanku sedang dijilati Tante N, kadang-kadang dikulumnya sambil kurasakan kepala kemaluanku menyentuh ujung kerongkongan Tante N.

Tiba-tiba Tante N merubah posisinya, sambil terus mengulum dan menjilat kemaluanku, Tante N memutar badan dengan selangkangannya menghadap wajahku. Terlihatlah suatu pemandangan indah, bulu hitam dengan belahan merah dan segumpal daging merah kecil yang berkilau. "Jilat Dek,jilat Dek," pinta Tante N. Tanpa sungkan-sungkan dan membantah, langsung saja kuarahkan lidahku untuk menjelajah sambil terus menghirup harumnya kemaluan Tante N yang bagaikan candu itu.

Usai kegiatan saling menjilat, Tante N segera berbaring dan memintaku untuk bangkit sambil tangannya terus menggenggam adikku dan dituntunnya ke arah kemaluannya. "Masukkan Dek, masukkan Dek!" pinta Tante N, seperti anak kecil yang sedang merengek-rengek. Sesuai permintaanku, segera Tante N menekan tubuhku hingga adikku terarah dengan sempurna, dan terasalah suatu rasa yang sensasional ketika kulit kemaluanku bersentuhan dengan dinding kemaluan Tante N yang sudah basah dengan cairan hangatnya. "Ah.. ah.. ah.." suaraku dan suara Tante N memecah kesunyian dandinginnya malam. Sambil saya terus memompa Tante N tidak lupa saya meremas-remas seluruh tubuh Tante N yang memelukku dengan goyang pinggul yang seirama.

Tanpa berkata apa-apa, Tante N membantingku dan tiba-tiba Tante N telah menduduki tubuhku dan mulai bergerak turun naik memutar. Saya semakin takjub saja melihat kedua payudara Tante N seperti bergejolak untuk memuntahkan isinya. Sambil kami terus meracau dengan kata-kata yang menunjukkan kepuasan, Tante N memintaku untuk membalikkan badannya ke posisi semula sambil memintaku untuk memompa lebih cepat. Lalu kurasakan kemaluanku semakin berdenyut dan kemaluan Tante N juga kurasakan hal yang sama. Tidak lama kemudian tubuh kami mengejang, dan seperti di komando kami berteriak, "Ah.. ah.. ah.." sambil dari kemaluanku kurasakan keluar cairan nikmat dengan denyut kenikmatan dari dalam kemaluan Tante N dan kami saling berpelukan dengan erat sambil terus menikmati kenikmatan yang tidak dapat dilukiskan dengan kata-kata.

Usai adegan yang tak mungkin kuhapuskan dari ingatanku, Tante N bertanya, "Kamu suka Dek? Mau kan lain kali kita ulangi lagi."
"Mau Tante... kapan pun Tante mau, saya akan meluangkan waktu untuk Tante."
Tidak lama kemudian kami tertidur sambil terus berpelukan hingga keesokan harinya.

Rekan-rekan pembaca, usai kejadian itu kami masih terus melakukan affair. Hal ini berakhir ketika saya menikah 4 tahun yang lalu. Beliau berkata, "Jangan hianati istrimu, karena Tante sudah merasakan bagaimana dihianati suami."

Sampai sekarang kami masih berhubungan baik, bersilaturrahmi dan saling memberi spirit di saat kami merasa jatuh. Saya sangat menghormati hubungan ini, karena pada dasarnya saya sangat menghargai Tante N sebagai istri dan ibu yang baik.

14 November 2011

Meskipun Di Protes,Bintang Porno Sasha Grey tetap Menjadi Guru SD

 
Bintang p*rno Sasha Grey tak peduli dengan protes banyak pihak yang tak setuju dengan aksinya mengajar untuk murid SD. Sasha jalan terus.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sasha diundang sekolah Emerson Elementary School di Compton, Los Angeles pada 2 November lalu. Sasha diundang dalam rangka kampanye program baca buku yang bertajuk Read Across America.


Sasha Grey yang sudah dua tahun tak lagi membintangi video p*rno mengungkapkan dalam akun Twitternya bahwa ia sangat senang mengajar murid yang lucu-lucu. Namun reaksi bertolak belakang dari orangtua murid. Mereka menolak anak-anaknya diajari oleh bintang p*rno.


Namun, Sasha tak lantas pantang mundur. Ia tetap berkomitmen untuk membudayakan cinta membaca untuk anak-anak sekolah dasar.


"Saya berkomitmen untuk program ini. Dengan pemahaman bahwa orang-orang akan memiliki pendapat mereka sendiri tentang apa yang telah saya lakukan, siapa saya dan apa yang saya wakili," tukas Sasha seperti dikutip TMZ.


"Saya seorang aktor. Saya seorang seniman, saya seorang putri dan saya adalah seorang rekan. Saya memiliki masa lalu bahwa beberapa orang mungkin tidak setuju dengan itu. Tetapi tidak lantas mendefinisikan siapa aku," sambung Sasha.


Sasha melanjutkan, "Saya percaya di masa depan anak-anak kita, dan saya akan tetap menjadi pendukung aktif dan peserta di bidang pendidikan yang berfokus pada inisiatif."

11-11-2011, 1.000 Pengantin Menikah di Jakarta

Hari Jumat lalu tepat tanggal 11 bulan 11 tahun 2011. Di hari istimewa ini, sekitar 1.000 pasangan menikah dan menjadikan tanggal itu sebagai momen bersejarah dalam hidup mereka.

Menurut Kepala Seksi Kepenghuluan Bidang Urusan Agama Islam Kementerian Agama, Kantor Wilayah DKI Jakarta H.M. Habib permintaan untuk menikah pada tanggal 11-11-11 sudah diajukan mereka sejak lama.

"Hingga kemarin, kurang lebih sudah 1.000 pengantin akan mengucapkan janji pernikahan," ujar Habib kepada VIVAnews.com. "Pernikahan merupakan peristiwa bersejarah dan sedapat mungkin hanya sekali seumur hidup, karena itu mereka merencanakannya pada momen yang unik."

Banyaknya jumlah calon pengantin di tanggal istimewa ini, membuat Kementerian Agama menyiapkan 200 penghulu dari 44 Kantor Urusan Agama di Provinsi DKI Jakarta. Dengan jumlah itu, rata-rata setiap penghulu akan menikahkan lima pasangan.

"Di beberapa wilayah, penghulu sampai bermalam di kantor KUA, karena sejak jam 05.00 pagi mereka sudah harus mulai," katanya.

Habib menambahkan, tingginya angka pasangan yang melangsungkan pernikahan pada hari ini, membuat sejumlah tempat yang biasa digunakan untuk melangsungkan pernikahan terpaksa menolak pemesanan tempat.

"Masjid Sunda Kelapa, di Menteng dan Gedung Al-Azhar sudah penuh sejak lama," katanya.

Berdasarkan data Kementerian Agama Kantor Wilayah DKI Jakarta, wilayah dengan angka perkawinan tertinggi pada hari unik ini adalah Tanah Abang, Jakarta Pusat; jumlahnya mencapai angka 100 pasang.

12 November 2011

Payudara Kecil Lebih Sensitif Terhadap Sentuhan


Banyak perempuan yang mengidam-idamkan memiliki buah dada besar karena dianggap lebih seksi. Padahal menurut penelitian, payudara perempuan yang kecil justru lebih sensitif terhadap sentuhan, sehingga lebih mampu memberi kenikmatan seksual.

Dalam sebuah studi yang dilakukan di University of Vienna di Austria peneliti menemukan bahwa payudara besar 24 persen kurang sensitif dibandingkan dengan payudara yang berukuran kecil.

"Ini karena pada payudara kecil saraf yang mentransmisikan sensasi dari puting lebih meregang," jelas Alan Matarasso, M.D., ahli bedah plastik di New York City, seperti dilansir Menshealth.

Selain itu, payudara yang besar memiliki lebih banyak jaringan lemak ketimbang jaringan kelenjar, yang merupakan bagian paling sensitif dari payudara.

"Dengan payudara yang kecil, kelenjar lebih mudah untuk dirangsang selama foreplay karena tidak berada jauh di bawah lapisan lemak," jelas seksolog Rachael Ross, MD, PhD.

Tak hanya lebih sensitif, perempuan berpayudara kecil juga cenderung lebih sehat. Hal ini karena payudara kecil memudahkan perempuan untuk mendeteksi gejala awal kanker payudara, sehingga bila ditemukan kanker bisa lebih dini ditangani.

"Dalam Sadari (pemeriksaan payudara sendiri, untuk deteksi kanker payudara), lebih mudah untuk mendeteksi benjolan di bagian belakang payudara bila ukurannya kecil, karena lapisan yang dilalui lebih sedikit," jelas Dr Marisa Weiss, dokter onkologi dan pendiri breastcancer.org.

Dr Weiss juga mengatakan bahwa perempuan berpayudara kecil memiliki postur tubuh yang lebih baik karena tekanan pada bagian depan tubuh tidak terlalu besar.

"Payudara yang lebih besar tentu lebih berat dan menempatkan tekanan pada tubuh. Ini mengubah postur seorang perempuan sehingga lehernya tegang dan cenderung lebih mudah mengalami sakit kepala," kata Dr Weiss.

Struktur payudara perempuan sangat kompleks. Selain terdiri dari jaringan lemak dan ikat, payudara juga mengandung saluran susu, pembuluh darah, kelenjar getah bening dan struktur yang dikenal sebagai lobus dan lobulus.

Setiap payudara memiliki 12 sampai 20 bagian lobulus (kelenjar penghasil susu pada ujung lobus) dan duct (saluran susu). Menjelang puting, setiap duct melebar untuk membentuk suatu kantung (ampula).

Puluhan Gadis Cuma Pakai Celana Dalam Super Ketat di tempat umum

11 November 2011

Derita seorang wanita berpayudara besar

Di saat banyak orang melakukan bedah plastik untuk memperbesar ukuran payudara, Jeanette Leach justru tengah bermimpi segera menjalani bedah untuk memperkecil ukuran payudaranya. Ia tak tahan dengan serangkaian penderitaan selama bertahun-tahun memiliki payudara ukuran 32JJ.

Meski memiliki suami dan dua anak yang sangat mencintainya, Jen agaknya masih menyimpan trauma masa remaja. Masih lekat dalam ingatan ketika orang-orang memanggilnya dengan sebutan 'Jen si payudara besar'. "Setiap saya jalan, semua pandangan mengarah ke dada saya, dan selalu menjadi lelucon," katanya kepada mirror.co.uk.
Jeanette Leach - Payudara Besar
Saat sekolah dasar, Jen menjadi siswa pertama yang mengenakan bra di kelasnya. Seiring bertambahnya usia, payudaranya berkembang melebihi ukuran normal. Ia bahkan harus memesan bra khusus, karena semua yang ada di pasaran tak dapat menampung payudaranya.

Memasuki usia 20 tahun, Jen mulai berpikir melakukan operasi penyusutan volume payudara. Namun, dokter yang ia temui memintanya menunda hingga menikah dan memiliki anak. Sebab, operasi akan memengaruhi kemampuannya menyusui. "Saya menurut, katanya menyusui juga bisa membuat payudara menyusut, tapi nyatanya tidak," katanya.

Menikah dengan pria yang sangat mengagumi payudaranya, Jen melahirkan dua anak. Ia selalu berniat memberikan ASI eksklusif, namun selalu terhenti di tengah jalan. Jen tak tega melihat bayinya yang sering susah bernapas tertimpa payudaranya.
Jeanette Leach - Payudara Besar
Keinginannya melakukan operasi memperkecil ukuran payudara kembali menguat. Terlebih, ia kerap merasakan sakit di area punggung. Ia juga susah tidur telentang karena membuat napasnya tersengal. Saat berjalan, ia juga harus sering duduk beristirahat karena beban berlebih di area dadanya. Ia ingin memperkecil ke ukuran cup C atau D.

Kecil lebih sehat
Marisa Weiss, pakar onkologi sekaligus presiden dan pendiri breastcancer.org, mengatakan, "Payudara yang lebih besar akan lebih berat dan menempatkan tekanan pada tubuh. Ini mengubah postur seorang wanita dan menyebabkan leher sering tegang yang bisa memicu timbulnya sakit kepala.”
Jeanette Leach - Payudara Besar
Sementara studi University of Wina menyebut, payudara besar terkadang kurang sensitif dibandingkan berukuran lebih kecil. "Payudara besar memiliki jaringan lemak lebih banyak daripada jaringan kelenjar yang merupakan bagian paling sensitif," kata seorang seksolog Rachael Ross, MD, PhD seperti dikutip dari Shine.

"Dengan payudara yang lebih kecil, kelenjar lebih mudah untuk merangsang selama foreplay karena mereka tidak berada di bawah lapisan lemak," Rachael menambahkan. Payudara kecil juga membuat wanita lebih leluasa menciptakan gerakan saat bercinta.

10 November 2011

patung patung tertinggi di indonesia

Ada beberapa patung besar yang terdapat di Indonesia, tapi saya hanya akan menulis beberapa yang menarik perhatian saya.


1. Garuda Wisnu Kencana














Garuda Wisnu Kencana merupakan patung Dewa Wisnu yang sedang mengendarai garuda. Patung ini nantinya setelah selesai akan menjadi patung terbesar dunia dengan tinggi 75 meter dan lebar 60 meter dan akan mengalahkan patung liberty.



2. Monumen Jalesveva Jayamahe














Monumen Jalesveva Jayamahe yang terletak di ujung Utara Surabaya merupakan patung dengan sosok Perwira TNI Angkatan Laut. Kata Jalesveva Jayamahe itu sendiri merupakan semboyan dari TNI-AL yang memilki arti di laut kita jaya. Ketinggian keseluruhan monumen ini mencapai 60,6 m.



3. Patung yesus memberkati Menado














Patung Yesus Memberkati merupakan patung Yesus tertinggi di kawasan Asia sampai Eropa dan kedua tertinggi di dunia setelah 'Christ the Redeemer Statue' (Patung Kristus Penebus di Brazil). Patung ini memiliki tinggi 30 meter dan 20 meter untuk penopang. Patung ini terletak di kota Menado, Sulawesi Utara.



4. Patung Pancoran














Sebenarnya patung ini bernama Patung Dirgantara yang menggambarkan manusia angkasa, yang berarti menggambarkan semangat keberanian bangsa Indonesia untuk menjelajah angkasa. Tinggi patung 11 meter, sementara tinggi voetstuk (kaki patung) 27 meter. Patung ini terletak di Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta.



5. Patung Dewi Kwan Im














Patung Dewi Kwan Im ini merupakan Patung Dewi Kwan Im tertinggi di Indonesia dengan tinggi 22,8 meter. Patung ini terletak di Pematang Siantar, Sumatera Utara.

09 November 2011

Wajib Baca:Lama Ideal Berpacaran Hingga Pernikahan


Banyak wanita yang menanyakan butuh waktu berapa lama berpacaran hingga akhirnya dilamar. Tentu untuk masuk kejenjang yang lebih serius itu tidak dalam waktu satu atau dua bulan berpacaran, melainkan butuh waktu yang cukup panjang untuk bisa saling mengenal.

Banyak wanita yang merasa mereka telah menemukan pasangan yang tepat dan mapan, namun hingga saat ini sang kekasih belum juga melamarnya. Bahkan mereka yang sudah menjalin hubungan selama bertahun-tahun, belum juga ada tanda-tanda kekasih ingin menikahi mereka.

Sebenarnya tidak masalah menunggu hingga akhirnya dilamar, asalkan sudah saling berkomitmen. Pertanyaannya, sebenarnya berapa lama ideal berpacaran sebelum akhirnya menikah.

Menurut Heather Setrakian, seorang ahli pernikahan dan penulis tentang hubungan di situs Your Tango menyatakan, tidak banyak penelitian tentang panjangnya waktu pacaran sebelum menikah. Beberapa dekade lalu waktu pacaran berkisar 6 - 14 bulan. Menurut Ted Huston, seorang peneliti terkenal mengatakan adanya transisi dalam hubungan. Dalam penelitiannya, ia menyatakan pasangan bahagia menikah setelah mereka berhubungan selama 25 bulan.

Ada juga pasangan yang tidak bahagia. Pasangan yang tidak bahagia dibagi dalam dua grup. Pasangan yang tidak bahagia grup pertama termasuk dalam golongan yang cepat bercerai kurang atau lebih dari tiga tahun. Grup kedua adalah, mereka yang tunangan setelah 9 bulan pacaran dan menikah setelah 18 bulan. Pasangan ini biasanya sampai di ulang tahun pernikahan yang ke-7 sebelum bercerai.

Rata-rata pasangan dalam penelitian Heather, banyak yang memutuskan untuk menikah setalah 2,8 tahun pacaran. Hal tersebut mencerminkan kecenderungan yang tumbuh dalam penundaan pernikahan.

Wes Moore, seorang advokat muda dan penulis buku laris 'Other Wes Moore' memberikan alasan mengapa banyak pria modern saat ini menunda pernikahan. Moore menemukan banyak wanita sekarang mencari pria yang berpendidikan tinggi, memiliki pekerjaan baik, sopan dan siap untuk menjadi suami. Sayangnya jumlah pria yang banyak wanita impikan itu semakin rendah, karena banyak pria merasa mereka tidak cukup baik dan mapan untuk seorang wanita.

Ada lima alasan lain yang membuat pria belum mau melamar. Ini dia lima alasan tersebut, seperti dilansir dari MSN.

1. Masih Ingin Fokus pada Karirnya
Tidak sedikit pria yang lebih memfokuskan dirinya pada pekerjaan sedangkan wanita fokus pada status hubungan. Menurut Lisa Daily, penulis buku 'How to Date Like a Grown-Up', kebanyakan pria ingin merasa aman mengenai prospek karir dan keuangan sebelum akhirnya meminta seorang wanita menjadi istrinya.

2. Takut Merasa Bosan
Sama seperti halnya wanita, pria pun menyukai segala hal yang baru dan misterius. "Banyak pria yang sadar bahwa dia akan hidup lama sekitar 50 hingga 55 tahun dengan wanita yang sama tiap tahunnya," ujar Rizki, 26 tahun.

3. Takut Jika Harus Menyerah pada Mimpinya
"Hal yang paling menakutkan adalah melupakan semua mimpi saya. Saya melihat teman-teman saya menikah, membeli rumah, punya anak dan akhirnya melepaskan impian mereka," ujar Nuno, 31 tahun.

4. Belum Mampu Membeli Cincin
"Pacar saya inginkan cincin yang minimal terbuat dari 1 karat berlian. Saya mulai mencoba mencari pekerjaan baru karena tidak mungkin dengan penghasilan saya sekarang dan yang paling buruk, ia tidak akan selamanya ada di sisi saya," jelas Ichsan, 28 tahun.

5. Takut Pernikahan Bisa Mengubah Anda
"Banyak orang yang mengatakan bahwa wanita akan berubah setelah dia menikah dan kebahagiaan Anda dengannya akan segera hilang bersamaan dengan berakhirnya bulan madu. Wanita akan memiliki penampilan buruk dan banyak melarang," kata Andika, 28 tahun.

Wow...Sekali sentuh Copot tuh Dalamannya semua





Aktivis Wanita Topless Di Gereja Vatikan



Seorang aktivis perempuan menyusup dan membuka pakaiannya di Basilika Santo Peter, Vatikan, setelah misa Minggu Paus Benediktus XVI.

Aktivis berambut pirang itu tadinya mengenakan celana jeans ketat dan atasan hitam yang agak tipis. Ia berpose menantang di depan gereja Vatikan tersebut, saat Sri Paus terlihat sedang memberikan doa.

Saat membuka kakinya, terdapat tulisan ‘Freedom for Women’ di bagian celananya. Kemudian, perempuan itu tiba-tiba membuka atasannya.

Polisi Italia langsung heboh dan berusaha ‘mengamankan’ si aktivis yang sudah topless. Saat diseret polisi, ia berteriak dan menendang-nendang. Para turis tertarik menyaksikan insiden tersebut.

Aktivis yang tak disebut namanya itu tergabung dengan kelompok asal Ukraina, Femen. Mereka berkampanye menentang seksisme dan selalu menarik perhatian karena seringkali menggunakan taktik topless saat berkampanye.